Sunat 123 Hadir di Jakarta, Bekasi dan Medan

×

Peringatan

JUser: :_load: Tidak dapat memuat pengguna denga ID: 2869

Khitan atau sunat merupakan tindakan pemotongan kulit yang menutupi kepala penis. Tindakan ini sangat identik dengan agama Islam, tetapi sebenarnya dalam pandangan medis pun ada banyak manfaatnya. Sunat mempunyai berbagai benefit bagi orang tersebut, yakni mengurangi beberapa risiko seperti terkena penyakit seksual menular, infeksi saluran kemih (ISK), kanker serviks pada pasangan, peradangan akibat bakteri dan jamur, kanker penis, dan lain-lain.

Apa itu sunat lem? Metode sunat yang satu ini mungkin terdengar asing di telinga Ayah Bunda. Umumnya, para orang tua merujuk pada teknik konvensional jika ingin menyunatkan anak. Pada perkembangannya, ada metode sunat laser yang menggunakan alat bernama electric cauter. Selain itu, ada pula yang disebut dengan metode sunat lem.

Sunat identik dengan anak laki-laki yang beragama Islam. Namun, tak sedikit pula laki-laki yang akhirnya melakukan khitan ketika usianya telah menginjak remaja dan bahkan dewasa. Alasannya pun seragam, seperti baru saja menjadi muslim (mualaf), budaya, atau murni karena alasan kesehatan.

Kesadaran masyarakat untuk melakukan khitan alias sunat semakin meluas. Praktik memotong kulup penis yang sebelumnya sangat identik dengan kewajiban sebagai seorang muslim pun kini makin meluas. Nyatanya, laki-laki dewasa saat ini banyak pula yang melakukan khitan—baik untuk keperluan bersifat budaya atau agama (seperti baru menjadi mualaf) maupun keperluan medis atau kesehatan.

PROMO SUNAT BAYI DENGAN METODE LEM

Promo Sunat Bulan Januari 2021

SUNAT BAYI dengan Metode LEM

  • Tanpa Jahitan
  • Tanpa Verban
  • Aman dan Nyaman

Pernahkah Ayah Bunda mendengar tentang sunat lem? Sesuai dengan namanya, sunat ini menggunakan lem, yakni cairan perekat khusus yang berfungsi untuk menutup luka setelah sunat. Meskipun metode sunat ini tergolong baru, tetapi penggunaan lem dalam dunia medis sudah digunakan sejak lama. Teknik ini sangat efektif untuk menyatukan bagian tubuh yang terluka, tanpa perlu dijahit.

Sebagai sebuah aktivitas penunjang kesehatan yang telah dilegitimasi oleh agama dan budaya, sunat sudah tentu akrab dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Hampir sebagian besar kaum laki-laki--mulai dari balita hingga dewasa--akan melakukan tradisi ini. Yakni sebuah tindakan memotong sebagian kulit penutup depan (kulup) penis.

Sunat Lem

Uncategorised Senin, 04 Jun 2018 20:45

Sunat 123 melayani sunat dengan metode lem

Artikel Kesehatan

Serba - Serbi