Sunat 123 Hadir di Jakarta, Bekasi dan Medan

Apakah Teknik Sunat Lem Bisa untuk Dewasa? Ini Jawabannya

Artikel Kesehatan Selasa, 26 Januari 2021 12:21
Nilai butir ini
(0 pemilihan)
Sunat 123 - Apakah Teknik Sunat Lem Bisa untuk Dewasa? Ini Jawabannya Sunat 123 - Apakah Teknik Sunat Lem Bisa untuk Dewasa? Ini Jawabannya

Sunat identik dengan anak laki-laki yang beragama Islam. Namun, tak sedikit pula laki-laki yang akhirnya melakukan khitan ketika usianya telah menginjak remaja dan bahkan dewasa. Alasannya pun seragam, seperti baru saja menjadi muslim (mualaf), budaya, atau murni karena alasan kesehatan.

Teknik yang dipakai untuk sunat usia dewasa pun berbeda dengan anak-anak. Maka dari itu, penting untuk memastikan terlebih dahulu apakah penyedia jasa sunat yang diincar menyediakan servis tersebut. Di klinik sunat dewasa Cibitung Cikarang Bekasi—Sunat123—misalnya, terdapat pelayanan khusus tersebut.

Sekilas Tentang Teknik Sunat Lem

Beberapa tahun terakhir, khitan dengan teknik sunat lem menjadi populer. Pasalnya, metode ini memungkinkan proses khitan tanpa adanya jahitan. Proses sunat lebih cepat karena tidak perlu penjahitan. Tak lupa, hasil sunat pun lebih rapi dan estetis dibandingkan cara konvensional karena tidak ada bekas jahitan yang mungkin masih timbul setelah proses penyembuhan luka sunat sempurna.

Hal ini terjadi karena adanya penggunaan bahan khusus sebagai pengganti benang jahitan. Dengan demikian, risiko terjadinya peradangan menjadi lebih kecil. Selain itu, sunat lem juga memperkecil risiko terjadinya luka yang kembali terluka

Adapun penggunaan lem dalam dunia medis sebenarnya sudah diterapkan sejak lama meski inovasinya untuk penggunaan khitan terbilang cukup baru. Cairan perekat yang digunakan memang khusus untuk menutup dan kembali menyatukan bagian tubuh akibat luka (biasanya juga banyak dimanfaatkan kepentingan bedah sehingga disebut lem bedah).

Bisakah Sunat Lem untuk Dewasa?

Ada banyak alasan mengapa banyak orang tua yang kini memilih metode sunat lem untuk sang buah hati. Di samping beberapa alasan di atas, bayangan proses penjahitan yang menakutkan juga tak lagi berlaku. Dengan begitu, anak pun jadi lebih berani dan percaya diri untuk melakukannya.

Namun, bagaimana dengan sunat dewasa? Apakah sunat lem juga direkomendasikan untuk laki-laki dewasa?

Jawabannya tidak. Pasalnya, ada risiko terjadinya robekan atau terlepasnya kembali kulit dalam (mukosa) dan kulit luar kulup yang telah dilakukan pengeleman yang diakibatkan oleh ereksi yang biasanya terjadi di pagi hari saat bangun tidur, karena ereksi pada orang dewasa biasanya cukup kuat disamping lingkaran luka yang lebih panjang dan kulit kulup yang cukup tebal sehingga lem tidak bisa mempertahankan luka yang telah direkatkan. Risiko ini memang tidak selalu terjadi, tetapi probabilitasnya cukup besar. Maka dari itu, sunat lem kurang direkomendasikan untuk laki-laki dewasa.

Metode Alternatif

Kendati tak direkomendasikan, bukan berarti tak ada cara khitan dengan risiko sakit yang lebih kecil dan lebih praktis untuk laki-laki dewasa. Metode yang direkomendasikan untuk sunat dewasa adalah metode sunat yang ada pengikatnya di luka bekas potongan di kulit kulupnya. Metode yang direkomendasikan adalah sunat dengan metode Stepler dan metode electric couter. Kedua metode ini menggunakan prinsip pengikatan pada luka sunat, kalau dengan electric couter pemotongan dilakukan dengan elemen atau lempengan besi yang dipanaskan sehingga perdarahan minimal, kemudian luka disatukan dengan penjahitan. Sedangkan metode Stepler, dengan alat yang dirancang husus pemotongan kulit sekaligus dilakukan penyatuan luka dengan steples khusus.

Kedua metode di atas cukup ideal untuk dilakukan pada sunat dewasa, karena waktu pengerjaan relatif cepat, perdarahan minimal, dan kemungkinan terjadinya luka kembali terbuka bisa diminimalisir. Hal ini membuat pasien lebih nyaman. Berbeda dengan sunat cara konvensional, setelah anestesi dilakukan, selanjutnya adalah pemotongan kulit kulup dengan gunting atau bisturi sedikit dengan gerakan melingkar ke kanan, melingkar ke kiri, baru dijahit. Dengan metode ini, resiko perdarahan cukup besar, pengerjaan juga memerlukan waktu yang lama. Perlu waktu untuk menghentikan perdarahan serta penjahitan pada kulit kulup yang sudah terpotong.

Sebenarnya dari semua metode sunat yang direkomendasikan untuk sunat dewasa resiko terjadi perdarahan tetap ada, pada pasien usia dewasa pembuluh darahnya cukup besar sehingga resiko perdarahan masih memungkinkan terjadi. Namun dibandingkan dengan metode manual, resiko terjadi perdarahan jauh sangat berkurang.

Pasien yang telah dilakukan sunat, lukanya diberikan perban dengan tujuan agar luka tidak kotor, tidak lembab kena keringat, mengurangi terjadinya pembengkakan, seta mengurangi resiko terjadinya perdarahan.

Adanya perban ini membuat si pasien harus hati-hati agar perban tidak basah. Saat mandi disiasati dengan membungkus perban dengan plastik, saat kencing bagian bawah saluran kencing dialasi dengan tisu, dan tidak memakai dengan jenis kain yang tebal, serta menghindari aktifitas berat. Perban boleh kena basah pada saat mau kontrol atau luka sudah lebih dari seminggu.

Sunat dewasa Cibitung Cikarang Bekasi Sunat123 menyediakan jasa khusus khitan bagi kelompok laki-laki dewasa. Proses khitan dilakukan oleh dokter dan tenaga ahli dan profesional sehingga tak perlu diragukan. Kami pun menawarkan jasa sunat di rumah maupun di klinik kami yang beralamat di Jalan Teuku Umar No. 22 Ke. Telaga Asri, Kec. Cikarang Barat, Kab. Bekasi, Jawa Barat. Untuk informasi lebih lanjut, hubungi kami di 081216666123.

Terakhir diubah pada Selasa, 26 Januari 2021 13:43
dr. Iman Hilmansyah

Penulis adalah Dokter di Klinik Sunat 123

Artikel Kesehatan

Serba - Serbi