Sunat 123 Hadir di Jakarta, Bekasi dan Medan

Sunat Dewasa, Amankah? Metode Apa yang Digunakan?

Artikel Kesehatan Jumat, 19 Oktober 2018 21:47
Nilai butir ini
(1 Pilih)
sunat 123 - Sunat Dewasa, Amankah? Metode Apa yang Digunakan? sunat 123 - Sunat Dewasa, Amankah? Metode Apa yang Digunakan?

Umumnya, sunat dilakukan ketika laki-laki menjelang menginjak usia remaja, atau bisa dikatakan akil balig. Meski begitu, tak sedikit pula pakar kesehatan yang menyarankan orang tua untuk mengkhitankan anak laki-laki mereka sedini mungkin. Terlepas dari rasa sakit yang diperoleh, sunat ternyata memiliki banyak manfaat, di antara adalah menjaga penis tetap bersih dan sehat serta mengurangi risiko terserang berbagai penyakit kelamin menular.

Sunat Ketika Sudah Dewasa, Amankah?

Namun, menilik dari berbagai manfaat yang diperoleh, laki-laki dewasa pun akhirnya melakukan sunat. Apakah terlambat? Tentu saja tidak, karena sunat tidak terbatas pada berapa umur laki-laki ketika melakukannya. Sunat dewasa pun masih terbilang aman. Meski begitu, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika melakukan sunat dewasa, seperti proses sunat yang jauh lebih rumit dibandingkan dengan sunat ketika masih anak-anak.

Kondisi ini disebabkan karena karakteristik dari penis maupun prepusium pada orang dewasa yang berbeda dengan anak-anak. Proses penyembuhan pada sunat dewasa pun akan lebih lama dibandingkan dengan sunat ketika masih berusia belia. Biasanya, luka sunat dewasa akan berangsur sembuh kira-kira lima hingga tujuh hari. Namun, penyembuhan ini akan jauh lebih lama jika ternyata ditemukan adanya komplikasi pada prosesnya.

Seluruh pakar kesehatan kami dari Sunat 123 sepakat bahwa laki-laki dewasa yang baru saja sunat tidak dianjurkan untuk langsung berhubungan intim, meski telah melalui tahap penyembuhan hingga tujuh hari. Kami menganjurkan untuk tidak berhubungan badan hingga satu bulan, sama seperti wanita yang berada pada tahap pemulihan setelah melahirkan. Hal ini karena resiko merenggang antara kulit dan mukosa masih tetap ada, meski pasien sudah melewati tahap pemulihan selama tujuh hari tersebut.

Selain itu, pengerjaan sunat dewasa perlu ketelitian, kulit yang terbuang harus tepat. Bila kulit yang terbuang berlebihan, maka akan beresiko nyeri dan dehiscence pada saat berhubungan intim.

Metode Sunat untuk Laki-Laki Dewasa

Lalu, apa metode sunat yang dianjurkan untuk laki-laki dewasa? Pada dasarnya, semua metode sunat bisa diaplikasikan pada sunat dewasa, mulai dari sunat konvensional dengan metode bedah, sunat kauter, sunat klamp, atau sunat stapler. Namun, dari berbagai metode sunat yang ada, sunat stapler dan sunat kauter adalah metode yang paling dianjurkan untuk sunat dewasa di Sunat 123.

Mengapa demikian? Setelah kulit dibuang, tentu akan dilakukan penjahitan. Jika menggunakan metode kauter, maka proses melekatnya kulit setelah proses sunat dilakukan akan lebih rapat dan terjaga setelah dijahit. Hal ini juga menjadi pertimbangan, karena penyembuhan sunat dewasa yang terbilang lebih lama dibandingkan dengan sunat anak-anak.

Metode sunat kauter juga bisa mengurangi tingginya risiko perdarahan, meski luka terbuka tetap tidak bisa dihindari. Kondisi ini bergantung pada ukuran penis. Semakin besar ukurannya, maka ukuran pembuluh darah pun semakin besar, dan ini akan meningkatkan risiko terjadinya perdarahan. Meski terbilang praktis, nyatanya sunat kauter untuk sunat dewasa juga memiliki beberapa kelemahan dan risiko, terutama bila pasien tetap ereksi selama periode penyembuhan. Metode lain yang dianjurkan dan menjadi unggulan di Sunat 123 adalah sunat stapler.

Keunggulan sunat stapler dibandingkan sunat kauter adalah kekuatan jepitan stapler yang bertahan lebih lama dibandingkan jahitan benang pada sunat kauter. Selain itu, model dan kerapian penyembuhan luka pada stapler telah teruji tanpa tampak sisa jepitan benang yang muncul di sunat kauter. Dan waktu pengerjaan yang jauh lebih singkat, 10-20 menit, memberikan kenyamanan tiada duanya bagi pasien sunat stapler.

Meski begitu, pilihan metode sunat sepenuhnya bergantung pada keinginan pasien. Kenyamanan pasien tentunya berbeda, pun bagaimana kondisi kesehatan dan penisnya. Oleh karena itu, apa pun metode yang digunakan untuk sunat dewasa, akan lebih baik jika dikonsultasikan dahulu pada dokter agar tidak menimbulkan komplikasi lainnya. Tim Sunat 123 siap memberikan penjelasan yang anda butuhkan. Semoga bermanfaat.
 

Triwahyudi ZE, dr, MARS

Penulis adalah Dokter di Klinik Sunat 123

Artikel Kesehatan

Serba - Serbi