fbpx

Sunat 123 Hadir di Jakarta, Bekasi dan Medan

FineSealer, Metode Sunat Kekinian yang Tidak Wajib Kontrol

Artikel Kesehatan Minggu, 27 Jun 2021 11:59
Nilai butir ini
(0 pemilihan)
Sunat 123 - FineSealer, Metode Sunat Kekinian yang Tidak Wajib Kontrol Sunat 123 - FineSealer, Metode Sunat Kekinian yang Tidak Wajib Kontrol

Secara medis, sunat atau sirkumsisi dapat diartikan sebagai proses melepaskan kulit penutup penis (prepusium) dengan tindakan operasi, jahitan, dan teknik lainnya. Seperti diketahui, selain teknik sunat konvensional, kini telah hadir beragam metode yang lebih praktis dan kian ramah anak, sebut saja seperti klamp, lem, dan yang terbaru FineSealer.

FineSealer sendiri merupakan metode sunat yang menggabungkan beberapa teknik, yakni bipolar, klamp, dan lem. Jadi, setelah diberi anestesi, area kepala penis dibersihkan terlebih dulu, baru kemudian area glands penis diukur dengan menggunakan size o meter. Setelahnya, akan dipasang klamp dan dilanjutkan pemotongan kulup dengan bipolar. Setelah selesai, klamp akan dilepas dan dipasang lem.

Dengan teknik ini, area penis tidak akan dijahit, serta tidak akan ada alat yang menempel, entah itu klamp atau verban. Sedangkan sealer yang menempel, nantinya bisa terlepas sendiri. Jadi, dengan teknik sunat ini, sang buah hati tidak diwajibkan untuk kontrol. Sedangkan jika ada sesuatu yang perlu ditanyakan atau dikonsultasikan, Ayah Bunda bisa menghubungi dokter atau praktisi dari Sunat123 via WhatsApp atau telepon.

Hal Penting yang Harus Diperhatikan dalam Masa Perawatan

Dalam masa perawatan, ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan agar luka bekas sunat tidak wajib kontrol ini bisa cepat pulih dan tidak terjadi infeksi. Perlu dipahami bahwa umumnya, infeksi inilah yang bisa menghambat proses penyembuhan. Infeksi akan menimbulkan nanah, luka yang meradang, serta nyeri pada area penis, sehingga akhirnya proses penyembuhan akan menjadi lebih lama.

 Agar hal tersebut tidak terjadi, yuk simak uraian lengkapnya berikut ini.

Hindari Terkena Air selama Kurang Lebih 1X24 Jam

Setelah anak selesai dikhitan, jangan perbolehkan mandi selama 1X 24 jam. Hal ini penting guna menghindari terjadinya infeksi, mengingat luka yang masih basah. Jika ingin pipis, setelahnya usahakan kompres luka yang baru terkena air dengan betadine. Setelah 24 jam, silakan mandi seperti biasa, hanya saja hindari menggosok area penis dengan sabun atau lainnya.

 Jangan Lupa Minum Obat Anti Nyeri dan Antibiotik

Pasca sunat, biasanya dokter akan memberi beberapa obat, yaitu antibiotik, analgesik, dan obat antiperadangan. Usahakan minum obat tersebut langsung setelah proses sunat selesai agar buah hati tidak merasakan sakit setelah efek obat bius hilang.

Penting dipahami pula bahwa obat analgesik (antinyeri) dan anti peradangan bisa dikonsumsi sesuai keluhan. Beda halnya dengan antibiotik yang harus dikonsumsi sampai habis, dan berfungsi sebagai pencegah terjadinya infeksi.

Perbanyak Istirahat dan Hindari Aktivitas Berat

Perbanyak istirahat adalah hal mutlak yang harus dilakukan pasca sunat tidak wajib kontrol ini. Hal ini penting guna mengurangi rasa sakit dan nyeri, serta untuk mempercepat masa pemulihan. Selain itu, mengingat umumnya anak-anak cenderung tidak bisa diam dan cepat  bosan, jangan biarkan mereka melakukan aktivitas fisik yang berat, seperti main bola, berlari, atau lainnya. Pasalnya, aktivitas ini bisa berakibat pada terjadinya pendarahan, pembengkakan, peradangan, atau lainnya.

Gunakan Pakaian yang Longgar

Terakhir, yang juga tak kalah penting adalah hindari menggunakan pakaian yang terlalu ketat. Pasalnya, celana ketat akan membuat aliran darah kurang lancar serta akan meningkatkan kelembapan di area penis. Nyatanya, ini juga akan berefek memperlambat proses penyembuhan.

Di samping itu, area penis yang masih terasa nyeri dan sensitif, juga diupayakan untuk tidak tersenggol, bahkan oleh pakaian sekalipun. Karenanya, akan lebih baik jika sang buah hati menggunakan sarung atau pakaian longgar lain selama masa penyembuhan.

 

Nah, itulah beberapa hal penting yang perlu diperhatikan selama masa perawatan sunat tidak wajib kontrol ini. Jika ada keluhan terkait FineSealer, segera hubungi dokter atau bisa kembali mendatangi klinik Sunat123 untuk tindakan atau penanganan lebih lanjut.

dr Rocky

Penulis adalah Dokter di Klinik Sunat 123

Artikel Kesehatan

Serba - Serbi