Amankah Pemasangan Benda Asing pada Penis?

Artikel Kesehatan Friday, 09 April 2021 03:40
Rate this item
(0 votes)
Sunat 123 - Amankah Pemasangan Benda Asing pada Penis Sunat 123 - Amankah Pemasangan Benda Asing pada Penis

Bagi sebagian pria, ukuran penis jumbo adalah sebuah kebanggan dan prestasi. Memiliki penis kecil bagi mereka adalah aib, maka tidak heran berbagai cara dilakukan untuk dapat membesarkan alat kemaluan, seperti benda asing pada penis. Selain menjadi kebanggan tersendiri, penis dengan ukuran besar dipercaya dapat lebih memuaskan pasangan selama berhubungan seksual.

Ada banyak sekali faktor yang memengaruhi ukuran penis, seperti ras, genetik, hormon, ras, dan gaya hidup. Sayangnya, ukuran penis tidak menjadi faktor penentu kemampuan berhubungan seksual atau keberhasilan organ reproduksi dalam memperoleh keturunan. Kepuasan hubungan seksual ditentukan oleh gairah masing-masing, bisa juga dari suasana atau keadaan, ragam jenis aktivitas seksual yang dilakukan, kemampuan penis berereksi, dan ketahanannya dalam berereksi.

Masalahnya, kenyataan tersebut tidak digubris oleh banyak pihak. Ukuran penis dianggap menjadi faktor utama dalam kepuasan seksual. Maka dari itu, banyak pria yang kemudian melakukan pembesaran penis dengan berbagai cara, bahkan kadang hingga ada yang melakukan hal ekstrem.

Membesarkan Penis dengan Beragam Metode

Penggunaan obat atau penggunaan cairan tertentu yang dioleskan pada penis jamak dilakukan oleh para pria yang mendambakan ukuran alat vital yang besar. Selain penggunaan obat dan cairan, usaha pembesaran ukuran alat vital juga dilakukan dengan cara pijat serta penggunaan alat, seperti vaccum penis.

Metode paling umum dalam pembesaran penis adalah dengan menggunakan suntikan silikon. Prosedur ini dianggap paling mudah dan murah serta memiliki hasil yang permanen. Namun, tindakan suntik silikon ini sangat tidak direkomendasikan karena dapat merusak penis hingga membuatnya tidak berfungsi secara maksimal.

Pembesaran Penis Secara Ekstrem

Selain dengan beragam metode di atas, prosedur pembesaran alat vital juga dilakukan dengan cara ekstrem, seperti dengan memasukan benda asing pada penis. Semuanya dilakukan dengan latar belakang kepuasan seksual. Padahal, prosedur tersebut jelas-jelas jauh dari kata aman dan sangat membahayakan.

Pembesaran penis dengan cara ekstrem tersebut salah satunya adalah dengan memasang bola-bola kecil yang mirip kapsul atau kelereng pada batang penis. Bola-bola tersebut biasanya dibuat dari batang sikat gigi atau tutup pasta gigi yang sengaja dimasukan pada batang penis. Tentu saja, prosesnya tidak dalam pengawasan ahli medis.

Kebanyakan, pasangan justru kesakitan akibat dari penis yang telah ditanami “biji” tersebut. Selain itu, tidak ada manfaat dan pengaruh kepuasan seksual dari prosedur yang dilakukan. Justru sebaliknya, pasangan akan merasa kesakitan akibat gesekan yang terjadi antara vagina dengan butiran bola atau benda apapun yang terpasang pada penis.

Efek Samping Memasukan Benda Asing pada Penis

Prosedur memasukan benda asing pada penis bukan tidak mengundang banyak kontroversi saja, tetapi juga sangat berisiko untuk kesehatan dan fungsi penis. Hal ini tentunya sangat tidak aman untuk kesehatan penis. Benda-benda asing yang masuk ke dalam tubuh dapat menimbulkan beragam reaksi, dari infeksi ringan hingga alergi.

Salah satu efek samping dari prosedur pembesaran penis, terutama dengan cara suntik silikon adalah timbulnya granuloma yang merupakan kondisi pembengkakan di area penis setelah penyuntikan silikon. Cairan silikon yang disuntikan pada penis nantinya akan menyatu dengan jaringan lemak. Proses ini akan menimbulkan peradangan pada jaringan lemak di area tersebut.

Dalam kasus penanaman biji pada penis, efek samping yang sering ditemui adalah terjadinya infeksi pada penis. Hal ini karena tubuh akan secara alami menolak masuknya benda asing. Selain infeksi, risiko pendarahan pada penis juga sangatlah besar.

Sebagai salah satu praktisi kesehatan, Klinik Sunat 123 tidak merekomendasikan melakukan pembesaran alat vital dengan cara apapun, apalagi dengan memasukan benda asing pada penis. Selama penis masing normal dan berfungsi dengan baik, maka tidak perlu melakukan modifikasi ukuran, apalagi demi kepentingan kepuasan seksual.

Artikel Kesehatan

Serba - Serbi