Sunat 123 Hadir di Jakarta, Bekasi dan Medan

Sebelum Terlambat, Kenali "Long Hauler Covid" Gejala Covid-19 yang Tidak Kunjung Membaik

Artikel Kesehatan Selasa, 02 Maret 2021 09:24
Nilai butir ini
(0 pemilihan)
Sunat 123 - Long Hauler Covid 19 Sunat 123 - Long Hauler Covid 19

Long Hauler Covid menjadi salah satu istilah yang mulai akrab di telinga masyarakat. Namun, apa sebenarnya Long Hauler Covid-19 atau yang dalam istilah medis juga disebut post-Covid-19 syndrome itu? Apa saja gejala atau tandanya? Nah, agar tidak terlambat mengenali salah satu efek samping dari infeksi virus Covid-19 ini, berikut adalah beberapa informasi penting yang perlu Ayah Bunda ketahui.

Apa itu Long Hauler Covid?

Istilah ini ditujukan kepada orang yang terinfeksi virus Covid-19 dan menderita gejala berkepanjangan selama sekitar 28 hari atau lebih. Sayangnya, tidak ada patokan yang jelas tentang siapa yang paling berisiko mengalami kondisi tersebut. Dengan kata lain, long hauler Covid-19 bisa dialami oleh siapa saja, baik itu yang sudah berusia tua, muda, orang dengan penyakit bawaan atau bahkan yang sehat sekalipun.

Apakah Orang yang Ada di Kondisi Ini Tetap Bisa Menularkan Virus?

Pada kasus ringan, pasien Covid-19 dapat sembuh dalam kurun waktu 2 minggu. Akan tetapi, mereka yang tergolong long hauler covid bisa merasakan gejalanya sampai berbulan-bulan setelah terinfeksi. Karena itu, tidak heran jika kemudian banyak orang bertanya soal apakah kondisi tersebut nantinya bisa tetap menularkan virus atau tidak.

Pada pasien corona bergejala ringan, gejala akan berkurang setelah seminggu atau lebih. Kemudian, pasien pun akan masuk tahap pemulihan. Hal yang sama juga berlaku pada pengidap long hauler Covid-19. Sebab meski gejala corona yang dirasakan tidak kunjung membaik, para long hauler jarang menderita demam yang berkepanjangan—yang menjadi tanda bahwa tubuh sedang melawan infeksi virus. Namun tentunya, analisis lebih lanjut tetap dibutuhkan untuk memastikan hal ini.

Gejala Long Hauler Covid

Gejala atau tanda dari kondisi ini bisa berbeda pada masing-masing orang. Akan tetapi, berikut adalah beberapa gejala yang umum dijumpai pada orang yang termasuk long hauler corona.

  • pegal-pegal di tubuh
  • kesulitan tidur
  • kabut otak
  • detak jantung yang cepat
  • sakit kepala
  • nyeri sendi
    nyeri otot
  • rasa sesak atau nyeri di dada
  • diare
  • rambut rontok
  • ruam kulit
  • batuk
  • sesak napas
  • kehilangan kemampuan pada indera penciuman dan perasa
  • kelelahan yang tidak kunjung membaik, sehingga tubuh selalu terasa lemas dan lesu

Walau relatif jarang terjadi, kabut otak bisa membuat penderita Covid-19 sulit berkonsentrasi, bingung, dan bahkan menjadi pelupa. Selain gejala itu, kelelahan berkepanjangan juga menjadi salah satu efek samping yang dirasakan oleh para long hauler corona.

Mereka akan merasa kurang bertenaga dan lesu. Bahkan, melakukan aktivitas ringan saja sudah membuat tubuh mereka terasa sangat lelah. Tidak jarang, rasa lelah yang ekstrem ini bisa membuat penderita corona merasa tertekan sebab itu bikin tubuh tampak tidak berdaya sama sekali.

Apakah Kondisi Ini Bisa Mengakibatkan Kerusakan Permanen di Organ Tubuh?

Sayangnya, jawaban untuk pertanyaan ini belum jelas. Hal itu karena belum ada hasil penelitian yang benar-benar menjelaskan soal mengapa orang bisa mengalami gejala Covid-19 dalam kurun waktu yang lama dan apakah itu bakal memicu kerusakan permanen pada organ tubuh.

Namun dalam beberapa kasus yang sudah dikonfirmasi, beberapa orang yang terinfeksi virus Covid-19 mengalami Acute Respiratory Distress Syndrome (ARDS) atau Sindrom Gangguan Pernapasan Akut—yang dapat memicu kerusakan permanen pada paru-paru. Akan tetapi, perlu dicatat sekali lagi, penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk menemukan jawaban yang lebih pasti dan akurat tentang kondisi long hauler covid.

Untuk itu, yuk selalu patuhi protokol kesehatan dan jaga kesehatan tubuh Ayah Bunda serta sang buah hati di rumah! Percayakan pula proses khitan si kecil hanya pada yang terbukti berpengalaman, profesional, dan andal di bidang ini, seperti layanan sunat 123 misalnya. Sebagai pusat layanan sunat modern, sunat 123 menawarkan beragam metode penyunatan, termasuk sunat lem, sunat laser, sunat stapler, dan sunat klamp.

 

dr Zuhdi

Penulis adalah Dokter di Klinik Sunat 123

Artikel Kesehatan

Serba - Serbi