Orang Tua Perlu Tahu, Metode Sunat Gemuk Beda dengan Sunat Biasa, Lho! Featured

Artikel Kesehatan Wednesday, 20 April 2022 08:57
Rate this item
(0 votes)
Sunat 123 - Orang Tua Perlu Tahu, Metode Sunat Gemuk Beda dengan Sunat Biasa, Lho! Sunat 123 - Orang Tua Perlu Tahu, Metode Sunat Gemuk Beda dengan Sunat Biasa, Lho!

Sunat merupakan salah satu kewajiban yang harus dilakukan oleh setiap laki-laki dalam ajaran Agama Islam. Di waktu yang sama, sunat memiliki manfaat kesehatan yang besar sehingga banyak orang-orang nonmuslim yang turut melaksanakannya. Hanya saja, Ayah Bunda perlu cermat dan memastikan bahwa pelaksanaan sunat dilakukan oleh dokter profesional atau tenaga kesehatan berpengalaman, bukan orang biasa. Apalagi, ketika Ayah Bunda ingin menjalankan metode sunat gemuk.

 Seorang dokter punya kemampuan medis dalam menjalankan praktik sunat dengan benar. Pelaksanaan sunat yang salah, memiliki risiko sangat besar dan dapat berpengaruh buruk pada masa depan anak. Berbeda dengan khitan biasa, sunat gemuk merupakan proses sirkumsisi yang memerlukan teknik khusus. Tingkat kesulitannya jauh lebih tinggi dibandingkan dengan sunat biasa. 

Alasan Kenapa Metode Sunat Gemuk Harus Dilakukan Tenaga Dokter Berpengalaman

 

Masyarakat umum beranggapan kalau anak gemuk memiliki kecenderungan penis berukuran kecil. Namun, apakah faktanya memang seperti itu? Jawabannya tidak selalu. Sel lemak memang memiliki pengaruh dalam menghambat perkembangan penis anak. Hanya saja, ada pula faktor lain yang berpengaruh, termasuk di antaranya adalah genetik. Di waktu yang sama, anak gemuk bakal mempunyai penis yang terlihat kecil. 

Ukuran penis yang terlihat kecil pada anak gemuk memiliki kaitan erat dengan tumpukan lemak. Adanya tumpukan lemak menimbulkan penis anak terlihat seperti terbenam atau biasa dikenal dengan istilah buried penis. Karena itu, pelaksanaan metode sunat gemuk punya tingkat kesulitan lebih tinggi dibandingkan sunat pada anak biasa. Alhasil, Ayah Bunda perlu mempertimbangkan penggunaan dokter profesional atau tenaga kesehatan berpengalaman dalam mengatasinya. 

Risiko Pelaksanaan Sunat Gemuk

 

Fenomena buried penis pada anak gemuk menyulitkan dokter profesional atau tenaga kesehatan dalam melakukan sunat karena ada sebagian anatomi penis yang tersembunyi dokter profesional atau tenaga kesehatan yang melaksanakan penyunatan harus secara cermat menentukan bagian yang perlu disunat. Kalau pelaksanaannya dilakukan secara keliru, akan terjadi kegagalan sunat dan kulup tertutup kembali. 

Pada situasi tersebut, mau tidak mau Ayah Bunda perlu mengajak anak untuk melakukan sunat perbaikan. Hal ini tentu saja sangat menyulitkan. Selain perlu mengeluarkan biaya yang lebih, tidak menutup kemungkinan anak akan mengalami trauma. Alhasil, anak tidak mau menjalani proses sunat perbaikan. 

Solusi Tepat Melaksanakan Metode Sunat Gemuk

 

Bagi Ayah Bunda yang memiliki anak dengan permasalahan obesitas, ada solusi tepat yang bisa diperoleh dari Sunat123. Klinik Sunat123 menyediakan layanan khusus sunat gemuk. Proses sunat berlangsung sederhana, tanpa harus disertai terapi hormon, diet, atau olahraga ketat. Sebagai gantinya, anak akan melalui proses sunat yang didampingi dokter profesional atau tenaga kesehatan berpengalaman. 

Teknik sunat untuk anak gemuk di Klinik Sunat123 berlangsung dengan menggunakan peralatan khusus. Proses penjahitan dan penyayatan juga tidak bisa dilakukan secara berbeda untuk menghindari risiko pendarahan. Selain itu, ada pula metode khusus yang memungkinkan proses penjahitan berjalan lancar dan tidak terjadi penutupan kulup kembali. 

Perawatan Khusus untuk Khitan Anak Gemuk

 

Selain menggunakan metode khusus, perawatan sunat gemuk juga berlangsung dengan cara yang berbeda. Hal ini berkaitan dengan anatomi anak gemuk yang memiliki kelenjar lemak dan keringat lebih banyak dibanding anak lain. Demikian pula adanya lipatan tubuh yang berpotensi menimbulkan penumpukan kotoran dan debu. 

Untuk menghindari risiko infeksi, Ayah Bunda perlu melakukan penggantian perban secara rutin. Selain itu, hindari adanya cipratan air yang menimpa bagian jahitan. Sebagai tambahan, Ayah Bunda perlu memperhatikan apakah anak bisa buang air kecil dalam jangka 12 jam setelah sunat. Kalau terjadi permasalahan, Ayah Bunda dapat menghubungi dokter agar penanganan dapat segera dilakukan.

Dengan mempertimbangkan berbagai kesulitan tersebut, hindari pandangan kalau sunat gemuk itu hal yang biasa. Kesalahan kecil saat pelaksanaan sunat, dapat menimbulkan dampak berbahaya bagi anak.

Artikel Kesehatan

Serba - Serbi