Sunat 123 Hadir di Jakarta, Bekasi dan Medan

Bijak Menggunakan Klorin

Artikel Kesehatan Selasa, 28 April 2020 09:55
Nilai butir ini
(1 Pilih)
sunat123.com - Bijak Menggunakan Klorin sunat123.com - Bijak Menggunakan Klorin

Nama Klorin mulai sering disebut dan banyak dibeli oleh masyarakat sejak adanya pandemi virus Corona Covid-19. Simak artikel ini selengkapnya tentang penggunaan Klorin secara bijak.

Begitu virus Corona Covid-19 mulai menyebar dan kasus pertama  di Indonesia diketahui publik, masyarakat tidak hanya berburu masker dan Hand Sanitizer, tetapi juga Klorin. Selama ini tidak banyak yang tahu apa sesungguhnya klorin itu?

Klorin adalah zat kimia yang telah dikenal sejak zaman kuno yang memiliki beberapa sifat tertentu. Klorin memiliki efek pemutihan pada kertas, air, pakaian, dan benda tertentu lainnya. Klorin diketahui juga mempunyai efek negatif bisa memicu iritasi dan bahkan kanker.

Oleh karenanya, masyarakat perlu bijak saat menggunakan klorin untuk melawan penyebaran virus Corona Covid-19 ini. Pasalnya, belum banyak yang mengetahui Klorin ini cukup berbahaya jika pemakaiannya tidak tepat.

Mengenal Klorin

Klorin merupakan bahan kimia yang penting dalam pemurnian air, dalam desinfektan, dan gas mustard. Berikut ini penjelasan tentang Klorin selengkapnya.

  • Klorin banyak dipakai dalam pembuatan berbagai produk seperti makanan, obat-obatan, tekstil, makanan, termasuk antiseptik.
  • Klorin juga sering dipakai untuk membunuh bakteri dan mikroba dalam pasokan air minum.
  • Klorin dalam bentuk cair dan padat bisa menjadi pemutih, oksidator yang kuat, serta agen desinfektan yang kuat pula.
  • Instalasi air dan pengolahan air limbah memakai Klorin sebagai desinfektan.
  • Klorin juga terkandung dalam jumlah aman dalam pemutih dan bahan kimia kolam renang.
  • Namun, efek klorin akan berbahaya jika memasuki tubuh dan terhirup atau tertelan bersama air atau makanan yang terkontaminasi.

Efek Klorin bagi Tubuh Manusia

Bila terpapar dan masuk ke dalam tubuh manusia, klorin akan memberikan efek berbahaya. Berikut penjelasannya.

  • Paparan klorin melalui udara dapat memengaruhi saluran pernafasan, sehingga menyebabkan iritasi, batuk, dan sakit tenggorokan. Dalam jumlah banyak bisa mengakibatkan sesak napas, karena kebutuhan oksigen tidak terpenuhi.
  • Klorin juga bisa menyebabkan iritasi pada kulit dan mata. Dalam jumlah banyak Klorin bisa mengikis cairan mata dan lapisan kulit. Meski belum ada penelitian, ada indikasi terjadinya kanker kulit.

Bijak Menggunakan klorin

WHO melalui situs resminya telah merekomendasikan cairan desinfektan untuk membunuh virus dan bakteri dalam waktu 10 – 60 menit setelah disemprotkan. WHO secara resmi memberikan formula membuat desinfektan sendiri dari bahan pemutih dan alkohol.

Prosesnya yaitu dengan melakukan pengenceran 5% cairan pemutih dalam air dengan perbandingan 1:1000. Formula desinfektan dari WHO ini kemudian banyak digunakan oleh masyarakat luas di Indonesia. Sayangnya, banyak masyarakat menggunakan desinfektan tidak saja untuk menyemprot benda atau ruangan, tetapi juga tubuh manusia.

  • Ini terlihat dari banyaknya bilik desinfektan yang dipasang di berbagai tempat umum di kantor dan pintu gerbang perumahan.  Bahkan ada yang membuat gapura penyemprot desinfektan,  sehingga setiap motor atau orang yang lewat akan tersemprot cairan ini secara langsung.
  • Oleh karenanya, WHO kemudian menyerukan untuk tidak menyemprotkan desinfektan ini pada tubuh manusia. Pasalnya, semprotan cairan desinfektan ke tubuh manusia tidak akan efektif membunuh virus Corona karena virus Corona sudah masuk ke dalam tubuh.
  • Sebaliknya, cairan desinfektan yang mengandung Klorin yang disemprotkan pada tubuh bisa berbahaya bagi kesehatan.

WHO menganjurkan untuk bijak saat menggunakan desinfektan yang mengandung Klorin. Saat menyemprotkan juga harus melindungi diri dengan masker dan kaos tangan. Sementara cairan desinfektan ini juga disarankan tidak disemprotkan pada tubuh dan makanan.

Nah, itulah penjelasan tentang cara bijak menggunakan Klorin  saat  pandemi virus Corona Covid-19 ini. Sunat123 sebagai praktisi kesehatan mendorong penggunaan Klorin yang lebih bijak demi kesehatan dan keamanan masyarakat luas.

Terakhir diubah pada Selasa, 28 April 2020 10:15
Triwahyudi ZE, dr, MARS

Penulis adalah Dokter di Klinik Sunat 123

Artikel Kesehatan

Serba - Serbi