Sunat 123 Hadir di Jakarta, Bekasi dan Medan

Di rumah saja menjadi salah satu kebijakan pemerintah dalam mencegah penyebaran COVID-19 meluas. Otomatis semua kegiatan Ayah Bunda sekeluarga berpusat di rumah. Si kecil pun turut tenggelam dalam kesibukan belajar online di rumah.

Sunat memang teruji klinis memberi manfaat kesehatan yang besar. Hanya saja, pelaksanaan sunat atau khitan juga perlu dilakukan secara cermat. Jangan sampai ayah bunda mengkhitankan si kecil di sembarang tempat. Apalagi, sebuah tempat khitan yang tak dilakukan oleh tenaga medis. Bagi warga Medan, saat ini telah hadir klinik khitan Medan berkualitas yang dilakukan oleh tenaga medis berpengalaman, yakni Sunat 123 Cabang Medan.

Sunat 123 jakarta-tangerang-depok, melayani sunat bayi, anak dewasa dengan berbagai metode sunat modern, seperti sunat klamp, sunat staplersunat lem, sunat gemuk dan lain-lain. Silahkan daftar dan kunjungi kami.

Lokasi Sunat 123 Medan

Uncategorised Jumat, 08 Mei 2020 22:37

Sunat 123 medan, melayani sunat bayi, anak dewasa dengan berbagai metode sunat modern, seperti sunat klamp, sunat staplersunat lem, sunat gemuk dan lain-lain. Silahkan daftar dan kunjungi kami.

Salah satu asumsi tentang manfaat sunat yang masih dipercaya masyarakat adalah khitan dapat membuat anak tumbuh besar dan tinggi dengan cepat. Selain fisik, hal ini biasanya didasarkan pada perubahan perilaku, seperti anak yang awalnya manja menjadi lebih mandiri dan terlihat dewasa setelah disunat. Benarkah?

Banyak penderita diabetes yang mengalami ketakutan ketika harus menjalani sunat. Penyunatan pada penderita diabetes sebenarnya sama dengan sunat biasa hanya pada penderita diabetes kadar gula yang tinggi bisa mempengaruhi proses penyembuhan bahkan meningkatkan resiko yang mungkin timbul. Ada begitu banyak risiko yang bisa terjadi, termasuk komplikasi beragam jenis penyakit. Pada kondisi yang kronis, komplikasi tersebut dapat berakibat amputasi ataupun kehilangan nyawa.

Sunat atau khitan menjadi sebuah kewajiban yang harus dilakukan oleh setiap laki-laki beragama Islam. Kewajiban ini tidak mengecualikan kondisi pada masing-masing individu. Anak laki-laki normal ataupun mereka yang masuk dalam kategori anak berkebutuhan khusus memiliki kewajiban yang sama dalam bersunat.

Sunat merupakan momok bagi hampir setiap anak laki-laki. Bayangan rasa sakit yang ditimbulkan bahkan sampai membuat mereka takut sunat meski usianya sudah cukup dewasa. Ini tentu jadi PR tersendiri bagi orang tua, karena bagaimanapun, khitan adalah salah satu syariat agama yang mesti dilaksanakan setiap muslim.

Salah satu kekhawatiran yang dihadapi sebagian besar orang tua muslim adalah ketika anak laki-lakinya takut disunat. Tidak mengherankan, sebab doktrin anak sunat itu menyakitkan memang sudah telanjur memasuki pikiran mereka.

Setelah sunat, tugas Ayah Bunda belum selesai. Pasalnya, anak masih membutuhkan bimbingan untuk menjaga dan merawat luka pada kemaluannya. Kalau Ayah Bunda tidak membimbing hal itu pada anak, ada kemungkinan, anak akan mengalami beberapa masalah yang menyebabkan kemaluannya lama sembuh.

Halaman 1 dari 2

Artikel Kesehatan

Serba - Serbi