Telp. (021) 214 818 02

Sunat 123

Pusat Sunat Modern dengan dokter sunat dan tim yang handal dan profesional.
Artikel Kesehatan

Artikel Kesehatan (75)

Artikel Kesehatan, Artikel Sunat, Metode Sunat,  Sunat Konvensional, Sunat Laser, Sunat Cauter, Sunat Klamp, Sunat Stapler, Sunat Lem

Sunat atau yang dalam istilah medis dikenal dengan sirkumsisi ternyata tidak hanya dilakukan untuk mematuhi anjuran agama. Ada banyak manfaat medis yang bisa didapatkan dari proses ini. Tidak hanya dilakukan oleh anak-anak, sunat juga menjadi tren di kalangan pria dewasa. Dan dalam prosesnya, sunat harus dilakukan secara higienis dan aman oleh tenaga dokter sunat berpengalaman.

Dalam Agama Islam, seorang anak laki-laki diwajibkan untuk disunat. Tradisi ini bukan semata-mata untuk melaksanakan perintah agama, tapi juga bermanfaat secara kesehatan yaitu menjaga kebersihan kemaluan. Seiring dengan berkembangnya teknologi, prosedur pelaksanaan sunat pun semakin beragam. Salah satunya sunat gemuk yang sekarang semakin banyak dicari.

Sunat dapat dilakukan kapan saja. Namun, masyarakat kerap menghindari sunat ketika Bulan Ramadhan. Alasannya, karena sunat yang dilakukan dengan metode konvensional, bisa mengganggu aktivitas puasa, terutama sunat pada anak-anak. Namun, itu cerita zaman dulu. Saat ini, ayah bunda bisa melakukan sunat untuk si kecil tanpa mengganggu aktivitas ibadah puasa yang mereka lakukan.

Proses pemotongan lapisan kulit pada penis yang dilakukan saat khitan memang merupakan prosedur sederhana. Meski begitu perawatan pasca sunat tetap harus diperhatikan. Selain mengatur menu makanan, konsumsi obat (jika dibutuhkan) hingga proses pembersihan harus dilakukan dengan penuh ketelatenan. Selain untuk mencegah infeksi, perawatan harus benar agar luka cepat sembuh. 

Ayah Bunda pasti pernah mendengar bahwa anak yang baru selesai khitan tidak boleh mandi sampai luka benar-benar sembuh. Benarkah ini?

Kebiasaan membedong bayi menjadi fenomena yang dipraktikkan secara luas oleh masyarakat Indonesia. Masyarakat percaya kalau tradisi tersebut bermanfaat besar bagi perkembangan bayi. Pemakaian selimut untuk membungkus tubuh bayi, tidak hanya mampu memberi rasa hangat. Tak hanya itu, banyak juga yang beranggapan kalau bedong bayi berguna biar kaki si kecil tidak bengkok.

Salah satu asumsi tentang manfaat sunat yang masih dipercaya masyarakat adalah khitan dapat membuat anak tumbuh besar dan tinggi dengan cepat. Selain fisik, hal ini biasanya didasarkan pada perubahan perilaku, seperti anak yang awalnya manja menjadi lebih mandiri dan terlihat dewasa setelah disunat. Benarkah?

Human Immunodeficiency Virus (HIV) adalah jenis virus yang menjadi penyebab AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome), penyakit yang kini menjadi mimpi buruk bagi sebagian besar orang. Data UNAIDS per 2017, terdapat sebanyak 36,9 juta penderita HIV/AIDS di seluruh dunia. Berbagai cara dilakukan untuk menurunkan angka penyebaran penderita HIV/AIDS, salah satunya adalah sunat dewasa.

Rasa sakit adalah momok utama bagi anak laki-laki yang hendak disunat. Tak dimungkiri, prosedur khitan dengan menggunakan alat bedah memang terdengar sedikit ngeri, sehingga memunculkan rasa takut pada anak. Meski begitu, sebaiknya Ayah Bunda tak perlu berbohong soal ini.

Setiap orang tua perlu memperhatikan tumbuh kembang balita kesayangan secara seksama. Apalagi, masa 2 tahun pertama anak ( 1000 hari pertama sejak awal kehamilan), adalah momen penting bagi pertumbuhan otak mereka. Para ahli pun banyak yang menyebut momen ini sebagai usia emas. Oleh karena itu, ayah bunda perlu memastikan bahwa anak mengalami gangguan perkembangan pada masa usia emas itu.

 

Salah satu penyakit yang rentan menyerang organ kelamin adalah fimosis. Kondisi kesehatan in ditandai dengan kecilnya lubang kencing yang ada di kulup penis sehingga kulup tidak bisa ditarik ke arah belakang kepala penis. Fimosis umumnya terjadi pada bayi. Namun, tak jarang orang dewasa juga mengalami hal serupa.

Ayah Bunda, si kecil yang mengidap hemophilia rentan terhadap pendarahan. Pasalnya, penyakit ini disebabkan oleh kekurangan faktor pembeku darah. Jika terjadi luka atau sayatan kecil, darah sulit berhenti, dan mengalir terus.
Menurut riset, sebagian besar pengidap hemophilia adalah laki-laki. Umumnya, penyakit tersebut merupakan bawaan lahir yang diturunkan melalui kromosom X. Kondisi demikian, tentu menyulitkan ketika proses sunat karena pendarahan tidak bisa dihindari.

Banyak penderita diabetes yang mengalami ketakutan ketika harus menjalani sunat. Penyunatan pada penderita diabetes sebenarnya sama dengan sunat biasa hanya pada penderita diabetes kadar gula yang tinggi bisa mempengaruhi proses penyembuhan bahkan meningkatkan resiko yang mungkin timbul. Ada begitu banyak risiko yang bisa terjadi, termasuk komplikasi beragam jenis penyakit. Pada kondisi yang kronis, komplikasi tersebut dapat berakibat amputasi ataupun kehilangan nyawa.

Artikel Pilihan

Artikel Kesehatan

Serba - Serbi

Tentang Kami

Hai, sunat123.com adalah Pusat Sunat Modern yang didirikan oleh beberapa Dokter Umum dan Dokter Bedah yang berpengalaman luas dalam bidang sunat .

Sunat 123 memposisikan diri sebagai klinik yang fokus memberikan berbagai pelayanan Sunat Modern yang dilakukan  oleh dokter dan tim yang handal dan profesional.

Kontak Kami

Sunat 123 Jakarta
Jl. Percetakan Negara No. 52-C
Rawasari, Cempaka Putih Jakarta Pusat 10570
No. Telp:
(021) 214 818 02, 0822 19 123 123
Sunat 123 Cibitung (Segera Dibuka)
Jl. Teuku Umar No. 22, Kel. Telaga Asri, Kec. Cikarang Barat
Kab. Bekasi. Jawa Barat